Dalam hal ilmu pengetahuan para peneliti/ilmuan bersedia pergi ke manapun tempat tersebut selama mereka dapat menemukan hal yang mereka cari. Bahkan tak ayal tempat-tempat tersebut diantaranya adalah tempat yang terbilang jauh dari zona kenyamanan manusia normal, kondisi yang ekstrim bahkan juga sampai jauh diluar bumi.
Sebagian dari tempat penelitian dibumi saja misalnya berada di bawah-bawah pegunungan hingga berada di dasar laut. Namun begitu kenyataannya, apa yang mereka lakukan begitu adalah salah satu modal penting dalam perkembangan alam semesta dan penduduk bumi.
Laboratorium Paling Dingin Didunia - IceCube Neutrino Observatory, Antartika
IceCube Neutrino Observatory terletak di lempengan es Antartika, di bawah lapisan es yang tebal. Di sini, neutrino kadang-kadang akan bereaksi dengan molekul air dan menghasilkan radiasi “Cherenkov”, yang dapat diambil oleh tabung photomultiplier (PMTS).
IceCube Neutrino Observatory adalah teleskop neutrino yang dibangun di Stasiun Amundsen-Scott dan berada di Area Kutub Selatan di Antartika. Ribuan sensor didistribusikan dengan volume lebih dari satu kilometer kubik dibawah es Antartika.
Suhu rata-rata di musim dingin adalah sekitar -72 derajat Fahrenheit dengan suhu tertinggi di Kutub Selatan tercatat pada bulan Desember 1978 di 7 derajat Fahrenheit. Lab IceCube tersebut beroperasi di bawah sinar bulan.
Pada waktu-waktu tertentu akan tampak terlihar Aurora australis atau Southern Lights yang berubah-rubah warna. Perubahan warna tersebut terjadi akibat pengaruh dari elektron-elektron yang memasuki atmosfer pada malam hari yang bereaksi dengan cuaca dingin di sekitar kutub. Selain itu, faktor ketinggian pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perubahan warna pada Aurora australis atau Southern Lights.
Laboratorium di tempat Tinggi di Bumi - Laboratorium Piramid, Sagarmatha National Park, Nepal
Laboratorium-Observatory Piramida, dibangun untuk didedikasikan bagi Prof Ardito Desio, dibuka pada tahun 1990. Laboratorium tersebut dibangun pada ketinggian lebih dari 5000 meter dan berada tepat di kaki lereng Nepal Everest, dibangun berbentuk piramida dengan bahan konstruksi utama adalah kaca dan baja.
Laboratorium-Observatory Piramida di operasikan oleh Komite Ev-K2-CNR dan Akademi Nepal Sain dan Technology, Kemitraan antara kedua instansi tersebut hingga kini telah mengasilkan ratusan misi ilmiah dengan pasrtisipan yang berasal lebih dari ratusan lembaga ilmiah internasional yang berbeda-beda.
Konstruksi bangunan Laboratorium tersebut dibangun dengan arsitektur bergaya Nepal dengan kapasitas bangunan mampu menampung sekitar 20 peneliti, teknisi dan staf logistik.
Laboratorium Bawah Laut Terdalam Di Bumi - The NOAA Aquarius Reef Base, Florida Keys National Marine Sanctuary, Florida, USA
NOAA - Aquarius Reef Base adalah sebuah habitat bawah air yang terletak di Florida Keys National Marine Sanctuary,dengan lokasi yang berdekatan dengan Conch Reef. Laboratorium Ini adalah salah satu dari fasilitas penelitian bawah laut di dunia yang didedikasikan untuk ilmu pengetahuan.
Laboratorium ini paling sering digunakan oleh para ahli biologi kelautan sebagai basis rumah sewaktu mereka mempelajari terumbu karang, ikan dan tanaman air yang tinggal di dekatnya dan komposisi air laut sekitarnya. NOAA - Aquarius Reef Base adalah rumah dengan peralatan canggih lab dan komputer, memungkinkan para ilmuwan untuk melakukan penelitian dan proses sampel tanpa meninggalkan fasilitas bawah air mereka.
Habitat Laboratorium tersebut sengaja dirancang hanya untuk empat ilmuwan dan dua teknisi saja dengan misi rata-rata sepuluh hari.
Laboratorium Fisika Terbesar Di Bumi - CERN, Geneva, Switzerland and France border
Laboratorium ini merupakan salah satu fasilitas bagi Conseil Européene pour la Recherche Nucléaire(Perancis: Organisasi Européenne pour la Recherche Nucléaire Italia: Organizzazione Europea per la Ricerca Nucleare), atau yang lebih dikenal dengan sebutan CERN.
CERN adalah organisasi internasional yang tujuannya adalah untuk mengoperasikan laboratorium fisika partikel terbesar di dunia. Didirikan pada tahun 1954, organisasi ini berbasis di barat laut kota Geneva di perbatasan Perancis-Swiss dan memiliki 20 negara anggota Eropa.
Laboratorium ini diperkiraan kini telah mempekerjakan sekitar 2.400 karyawan full-time, 1.500 karyawan paruh waktu, dan host sekitar 10.000 ilmuwan dan insinyur yang berkunjung, yang mewakili ratusan universitas, fasilitas penelitian dan ratusan negarawan.
Tujuan utama dibentuknya CERN adalah untuk menyediakan akselerator partikel dan infrastruktur lain yang diperlukan untuk penelitian energi tinggi fisika.
Tempat ini juga yang menjadi tempat kelahiran dari WWW ( World Wide Web). Situs utama dari laboratorium ini berlokasi di Meyrin dengan pusat komputer yang besar dan berisi fasilitas pengolahan data yang kuat, terutama untuk analisis eksperimental-data sebagai fasilitas utama penyuplai kebutuhan bagi para peneliti-peneliti.
Laboratorium Bawah Tanah Terdalam Di Bumi - SNOLAB, Sudbury, Ontario, Canada
SNOLAB adalah laboratorium fisika bawah tanah di Kanada dan berlokasi di kedalaman sekitar 2 km di bawah tanah kota Sudbury, Ontario. Sebenarnya penelitian oleh Sudbury Neutrino Observatory (SNO) tentang pertambangan telah berakhir, akan tapi fasilitas penelitian tersebut kini telah diperluas menjadi laboratorium fisika bawah tanah permanen. SNOLAB adalah fasilitas laboratorium bawah tanah terdalam di dunia.
Meskipun diakses melalui tambang komersial yang kotor, laboratorium ini nyatanya mampu mempertahankan kadar kebersihan pada kelas-2000 Cleanroom (ruangan bersih), dengan tingkat yang sangat rendah radiasi dan debu.
Laboratorium Tertinggi Di Bumi – (ISS) International Space Station, Stasiun Luar Angkasa
Stasiun Luar Angkasa (ISS - International Space Station ) adalah sebuah stasiun ruang angkasa, atau satelit buatan dihuni di orbit Bumi. Stasiun Luar Angkasa (ISS - International Space Station ) adalah sebuah stasiun ruang angkasa, atau satelit buatan yang menghuni orbit Bumi
ISS berfungsi sebagai laboratorium penelitian dengan gravitasi mikro dan ruang hampa di mana para awak melakukan eksperimen-eksperimen di bidang biologi, biologi manusia, fisika, astronomi, meteorologi dan bidang lainnya. Stasiun ini cocok untuk pengujian sistem pesawat ruang angkasa dan sebagai fasilitas yang dibutuhkan untuk misi ruang angkasa.
Program ISS adalah proyek bersama antara lima lembaga antariksa yang berpartisipasi yaitu NASA, Roskosmos, JAXA, ESA, dan CSA. Kepemilikan dan penggunaan stasiun ruang angkasa tersebut diperoleh berdasarkan hasil perjanjian dan kesepakatan bersama antara kelima lembaga.
Stasiun ini dibagi menjadi dua bagian, segmen orbital Rusia (ROS) dan Amerika Serikat orbital segmen (USOS), yang dibagi oleh banyak negara. ISS mempertahankan orbit dengan altitude antara 330 km (205 mil) dan 435 km (270 mil) dengan cara manuver reboost menggunakan mesin dari modul Zvezda atau mengunjungi pesawat ruang angkasa. Ini melengkapi 15.50 orbit per hari. ISS ini didanai hingga 2020, dan dapat beroperasi sampai 2028.
Sumber : http://www.aura-ilmu.com
RSS Feed
Twitter
3:43 AM
putra










Posted in
0 comments:
Post a Comment