Saturday, August 31, 2013

Berbicara tentang mumi tentunya pikiran kita tidak akan lepas dari yang namanya legenda mesir kuno, Piramida Raksasa, Sphinx, hingga Firaun. Akan tetapi pada kenyataannya didunia ini banyak sekali jenis mumi yang kebanyakan kita tidak pernah mengetahuinya. 
Seperti halnya di Jepang dengan sekte budha-nya yang aneh pengikut sughendo. Mereka tidak hanya merubah manusia menjadi mumi, namun kenyataan-nya mumi-mumi tersebut adalah manusia yang masih hidup dan bernafas hingga akhirnya mati sebagai Sokushinbutsu.

Memumifikasi diri

Bagaimana Cara Mumifikasi itu bisa terjadi?
Menurut cerita, Proses mumifikasi tersebut terdiri dari 3 tahap yang masing-masing tahap menghabiskan waktu tidak kurang dari 1000 hari.
Tahap pertama, Selama 1000 hari Sang biksu memakan makanan diet khusus yang berupa kacang-kacangan dan buah berry yang mereka dapat disekitar hutan dan ditambah lagi dengan olah raga keras. Semua itu mereka lakukan sebagai upaya untuk menguras lemak-lemak yang ada pada tubuh mereka.

Tahap kedua, Selama 1000 hari sang biksu hanya memakan makanan berupa akar-akaran dari pohon pinang. Pada tahap kedua ini biasanya sang biksu sudah mulai tampak sangat kurus dan terlihat seperti tengkorak.

Tahap ketiga, Selama 1000 hari sang biksu hanya meminum teh yang terbuat dari zat-zat beracun. Meminum teh tersebut membuat mereka muntah, berkeringat dan lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan semua cairan tubuh sang biksu. Akan tetapi tujuan yang terpenting adalah agar setelah mati, cairan dari tubuhnya tersebut akan mengeluarkan racun yang akan mematikan semua ulat dan serangga yang mencoba memakan tubuhnya. Dengan demikian mayat sang biksu akan menjadi mumi yang bersih dan tidak hancur oleh ulat-ulat pemakan bangkai.

Memumifikasi diri

Pada tahap ketiga inilah para biksu tersebut akan masuk kedalam gua yang sempit dan hanya cukup untuk duduk bersila saja. Mereka masuk dengan membawa bel dan setiap hari mereka akan membunyikan bel yang menandakan bahwa mereka masih hidup. Setelah bel tersebut tidak berbunyi lagi, maka gua tersebut akan disegel dan sang biksu akan dianggap telah mencapai kesempurnaan.

Praktek para biksu tersebut sudah dilarang di Jepang semenjak akhir abad ke-18. Menurut penelitian, diperkirakan para biksu yang telah melakukan ritual mumifikasi tersebut berjumlah ratusan, Tapi hingga saat ini hanya sekitar 24 Mumi saja yang berhasil ditemukan.

Meskipun praktek Mumifikasi ini telah dilarang keras secara hukum, akan tetapi pada Juli 2010 masih saja ditemukan Sokushinbutsu yang terbaru di tokyo.

0 comments:

Post a Comment