Sunday, September 1, 2013


Hobi unik, membersihkan toilet umum
Sebuah komunitas unik yang berada di kota Tokyo Jepang memiliki kegiatan yang terbilang unik yaitu membersihkan toilet umum. Semua mereka lakukan secara sukarela dan sebagai sebuah hobi terapeutik (penyembuhan) yang cukup mengasyikan terutama jika dilakukan pada akhir pekan.

Setiap hari minggu pagi, ada kurang lebih sekitar 35 orang yang terdiri dari dewasa dan juga anak-anak. Mereka berkumpul untuk memulai suatu kegiatan unik, membersihkan toilet. Mereka menyebut diri mereka dengan sebutan kelompok Benjyo Soujer. Kelompok ini terbentuk melalu akun jejaring sosial facebook dan dicetukan pertama kali oleh seorang yang bernama Masayu Magome pada 2011 lalu. Misi utama mereka yaitu membersihkan jiwa dengan cara membersihkan toilet.

Para anggota Benjyo Soujer mengawali langkah mereka dengan mencampur larutan pembersih lantai ke ember dan mulai menggosok lantai toilet. Uniknya, ke-35 anggota kelompok itu tidak menganggap diri mereka sebagai relawan yang membantu pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan toilet umum.Mereka mengganggap bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah semacam ritual pembersihan roh, sama seperti yang dipraktikkan oleh para biksu budha agar bisa menemukan kedamaian hati.

"Kegiatan membersihkan toilet mingguan ini memiliki efek yang sangat positif pada anggota kami, dan bahkan juga anak-anak," pungkas Masayuki kepada Associated Press.

Motto dari klub sosial Benjyo Soujer sendiri adalah "Bersihkan jiwamu dengan membersihkan toilet", dan untuk membuat dampak dari kegiatan ini menjadi lebih efektif, Masayuki membuat peraturan berupa para anggota harus menggunakan tangan kosong ketika mereka membersihkan toilet umum.

"Pada dasarnya, kotoran adalah sesuatu yang keluar dari tubuh kita, sehingga kita orang dewasa tidak benar-benar berpikir itu sebagai kotor. Jadi tanpa memikirkan apapun, kita harus membersihkannya dengan tangan kosong, dan karena anak-anak melihat kita melakukan hal itu, mereka tidak benar-benar berpikir bahwa toilet itu kotor. Itulah salah satu filosofi kami," jelas Masayuki.

Meskipun pada dasarnya apa yang dilakukan oleh Benjyo Soujer tersebut adalah hal yang positif, namun tidak serta merta bahwa semua orang akan menyukai apa yang mereka kerjakan. Istri Masayuki sendiri justru menganggap bahwa hobi yang dilakukan oleh suaminya pada akhir pekan itu adalah sebuah hal yang negatif.

Sumber : Merdeka.com

0 comments:

Post a Comment