
Foto: Bentrok PLTU Batang. ©2013 Okesharezone
Reporter: Karolina Puspitasari
okesharezone - Bentrok di Kampar, 18 Warga Jadi Tersangka | Bentrok berdarah terjadi di Desa Sinama Nenek Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Warga setempat yang didampingi organisasi masyarakat (Ormas) dari Pagar Negeri Bumi Riau (PNBR), bentrok dengan karyawan PTPN V Kampar. Kini Polda Riau sudah tetapkan 18 warga sebagai tersangka. Sedangkan pihak perusahaan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Tangkapan yang diserahkan ke Ditrektorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, 38 orang, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, maka yang ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 18 orang dengan pasal 170 (penyerangan yang dilakukan secara) bersama-sama. Semuanya dari pihak warga, pihak perusahaan masih diselidiki," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada merdeka.com, Selasa malam (22/10).
Sedangkan untuk tersangka Tengku Miko Sofyan, sambung Guntur, dapat dikenakan pasal 160 KUHP (menghasut orang lain untuk melakukan tindak pidana) dan UU Darurat nomor 12/1957 atas kepemilikan Senjata api jenis airsoft gun dengan 5 butir peluru tajam kaliber 22 mm.
"Ke-18 tersangka akan dilakukan penahanan mulai malam ini Selasa, (22/10), sedangkan 20 orang lainnya masih diperiksa sebagi saksi, dan dikenakan wajib lapor," ungkap Guntur lagi.
Guntur menambahkan, Barang Bukti yang berhasil disita polisi berupa, 32 botol bom molotov aktif, 4 bilah parang, 1 keris, 4 pisau, 1 senapan angin, video/dokumen dari Reserse Polres Kampar, 1 unit mobil jenis mitsubishi strada double cabin, 2 kantong plastik batu yang diamankan dari Tempat Kejadian Perkara pada saat aksi, menjadi alat bukti pasal 170 KUHP.
"Data yang saya terima, masih 16 nama tersangka, dua nama lagi akan menyusul kami informasikan, yaitu dengan inisial, DH, E R, YE,AR, SR,SFR, MS,NZ,RP,TMS (penggerak/merekrut massa),RF,GH,RW,ST,AB,AW,FB, "tandas Guntur.
Pada Senin lalu (21/10), ratusan warga yang datang bersama ormas tersebut menggelar demonstrasi di kantor PTPN V di Tapung Hulu yang berakhir dengan bentrokan. Penyebab bentrok dipicu sengketa lahan.
RSS Feed
Twitter
6:34 AM
putra
Posted in
0 comments:
Post a Comment