Para kru memulai aksi penyelamatan Costa pada pukul 9 pagi Senin, 16 September 2013. Mereka mengkombinasikan dua teknik yaitu parbuckling dan mengapungkan kapal.
Awalnya mereka memutar kapal, hingga berdiri tegak di atas sebuah panggung penyangga bawah air sehingga membuat posisi kapal dapat ditarik ke pantai.
Reruntuhan kapal awalnya terbaring pada sisi kanannya, pada sudut 65 derajat dari sumbu vertikalnya. Para engineer harus memutarnya paling tidak sekitar 40 derajat sebelum mereka dapat memanfaatkan gaya gravitasi untuk menegakkan kapal.
Kapal pesiar ini memiliki panjang hampir 300 meter dan bobot lebih dari 114 ribu ton. Kapal itu juga terisi air dan lambung kapal koyak besar di salah satu sisi, sehingga bagian struktur tersebut harus diperkuat.
Agar kapal tak hancur, kekuatan yang dikerahkan harus benar-benar seimbang selama proses parbuckling. Pemilik kapal berencana menarik kapal itu untuk dilucuti. Material yang masih dapat diselamatkan diperkirakan sekitar 30 ribu ton.
Tengah malam, kapal berhasil ditarik lepas dari karang dan mulai berdiri dengan kemiringan 25 derajat, meski sempat tertunda karena badai.
Kondisi kapal kini sudah cukup aman bagi para awak penyelamatan untuk mulai memasukkan air ke dalam caissons—kotak baja raksasa—yang dilas ke badan kapal yang menghadap ke atas. Mereka menggunakan berat air tersebut untuk menuntaskan penggulingan kapal ke atas panggung rangka baja yang dibangun di atas lantai laut.
Baca Juga:
- Ponsel Ini Bisa Tahu Anda Sedang Tidak Boleh diganggu
- Tips Buat Menghilangkan Lingkaran Hitam Sekitar Mata
- Mengapa Kita Perlu Tidur Dan Bahkan Tidur Itu Penting?
RSS Feed
Twitter
8:30 PM
putra
Posted in
0 comments:
Post a Comment