Tuesday, October 22, 2013

Cara Google Mengembangkan Produknya
Google merupakan perusahaan raksasa mesin pencari yang mayoritas pendapatannya berasal dari iklan. Untuk mengembangkan produk baru, manajemen memiliki cara unik, yaitu usulan yang didukung banyak karyawannya.

Perusahaan yang didirikan Larry Page dan Sergey Brin ini memiliki kebijakan bahwa sekitar 20 persen waktu kerja karyawan bisa diisi dengan mengerjakan proyek lain yang disukainya.

Caesar Sengupta, yang sehari-hari mengelola Google Toolbar dan Google Desktop, misalnya, akhirnya terlibat mengembangkan produk laptop Chromebooks.

"Kebanyakan produk Google bermula seperti ini," kata Sengupta kepada Business Insider baru-baru ini.

Ini terjadi karena suatu ketika dia dan beberapa rekannya sedang mengerjakan peramban (browser) yang dikaitkan dengan sistem operasi tertentu.

Saat menjajal beberapa peranti lunak BIOS, yang menjadi bagian dari sebuah sistem operasi, mereka menemukan ada BIOS yang bisa booting dengan cepat, yaitu 5-6 detik saja.

Pada 2009 itu, sebuah komputer masih membutuhkan waktu sekitar 5-6 menit untuk booting atau menyala. Dari sinilah ide untuk mengembangkan komputer sendiri terjadi.

Uniknya, ide pengembangan produk justru datang dari bawah, bukannya ditetapkan oleh para eksekutif. Jika ada yang memiliki ide bagus, insinyur lain bisa menyarankan diri untuk membantu.

Produk Chromebook tersebut terbilang sukses sejak tahun ini setelah terlihat cukup banyak karyawan yang mau menggunakannya.

0 comments:

Post a Comment