Sunday, October 20, 2013


Kendala Teknis, 'Groundbreaking' 5 Pasar Rakyat Jakarta Diundur



Foto: Pasar Gembrong. gedoor.com


Reporter: Karolina Puspitasari





okesharezone - Kendala Teknis, 'Groundbreaking' 5 Pasar Rakyat Jakarta Diundur | Pemasangan tiang pancang atau groundbreaking di lima pasar rakyat Jakarta diundur. Semula, sesuai rencana proyek, pemasangan tiang pancang akan dilakukan pada 13 Oktober. Tapi belakangan jadwal diundur sampai akhir Oktober karena kendala teknis.





Untuk membangun pasar rakyat tersebut ada beberapa tahapan yang harus dilakukan terlebih dahulu, yakni membangun tempat penampungan sementara (TPS), memindahkan pedagang ke TPS, kemudian merubuhkan bangunan lama.





"Paling tidak akhir bulan ini bisa dimulai. Kendalanya memang teknis karena banyak tahapan yang harus dilalui. Sehingga rencana peletakan batu pertama lima pasar rakyat diundur," ujar Dirut PD Pasar Jaya, Djangga Lubis kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/10).





Namun, saat ini baru dua pasar yang pedagangnya sudah dipindah ke TPS, yakni Pasar Manggis dan Pasar Kebon Bawang. Sedangkan, ketiga pasar yakni Pasar Pesanggrahan, Pasar Kampung Duri, Pasar Nangka dan Pasar Bungur, masih proses pembuatan TPS dan pemindahan pedagang.





"Baru sebagian saja yang siap dan sudah pindah ke penampungan. Sementara lainnya masih dalam proses," ujarnya.





Tetapi, ia melanjutkan, semua pedagang di lima pasar setuju dipindahkan. Terlebih setelah pasar selesai dibangun, pedagang tidak akan dipungut biaya bangunan. Melainkan pedagang hanya membayar biaya operasional saja, yakni untuk listrik, kebersihan dan keamanan.





Rencananya peletakan batu pertama akan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Pasar Manggis, Jakarta Selatan. Anggaran untuk revitalisasi kelima pasar tersebut mencapai Rp 50 miliar.





Setelah pembangunan rampung pedagang eksisting akan diprioritaskan mendapatkan kios baru. Kemudian pedagang kaki lima (PKL) di sekitar pasar juga akan diakomodir masuk ke dalam pasar.


0 comments:

Post a Comment