Monday, October 21, 2013


Megawati: Cegah Demo Buruh Marak, Tripartit Mesti Efektif



Foto: Jokowi dan Megawati. ©2013 Okesharezone


Reporter: Benny Wijaya





okesharezone - Megawati: Cegah Demo Buruh Marak, Tripartit Mesti Efektif | Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya membangun pengertian antara pengusaha, buruh dan pemerintah atau tripartit. Pengertian antar tripartit itu dapat menekan demo buruh akibat ketidakpuasan dan keluhan dari pengusaha.





"Yang saya selalu dorong adalah usaha yang ingin didialogkan melalui tripartit tapi benar-benar harus efektif. Menterinya dari tenaga kerja harus betul-betul bisa mengayomi kedua belah pihak. Jadi kalau dari pengusaha kan Apindo. Tapi kan serikat buruh banyak," kata Megawati di kediamannya, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Senin (21/10).





Mega menambahkan, jika tripartit dapat berjalan, maka permasalahan antara pengusaha dan pekerja dapat berjalan positif. Dia mencontohkan, jika buruh hanya mendesak kemauannya, tanpa melihat permasalahan yang tengah dihadapi perusahaan, maka permasalahan tidak bisa diperbaiki.





"Perusahaan selalu disuruh memberi apapun lah, tapi kalau perusahaannya tidak bisa gimana. Ini kan buruhnya juga, nanti menampungnya gimana?" ujar Mega.





Di tempat yang sama, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberi penjelasan terkait Kebutuhan Hidup Layak (KHL) tahun depan. "Minggu ini, KHL harus diketahui. Ini untuk penetapan UMP. Kita tidak mau sama seperti tahun kemarin yang sampai ramai-ramai dengan pengusaha juga," ujar Jokowi.





Jokowi meminta hubungan antara para pengusaha dan pekerja lebih sedikit harmonis, sehingga konflik tahun lalu tidak kembali terjadi. Dalam pertemuan tersebut, lanjut dia, Megawati akan menyambangi sebuah pabrik di Tangerang, Jawa Barat.





Jokowi menambahkan penetapan KHL akan diputuskan pada Selasa (22/10) besok. Keputusan itu ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama antara dewan pengupahan dan buruh. "Kalau mereka sudah sepakat saya baru tanda tangan," kata dia.





Jokowi meminta para pengusaha menjelaskan apabila mengalami kerugian dalam penetapan KHL, sehingga akan dicarikan jalan keluar secara bersama-sama. "Ruginya apa harus jelas sehingga jalan keluarnya dicari bersama-sama," pungkas dia.


0 comments:

Post a Comment