Sunday, October 13, 2013


Djokopekik, Dari Idealis Kere Kini Lukisannya Bernilai Miliaran



Foto: Djokopekik. ©2013 Okesharezone


Reporter: Dudi Anggoro





okesharezone - Djokopekik, Dari Idealis Kere Kini Lukisannya Bernilai Miliaran | Djokopekik, pelukis terkenal dan idealis Indonesia yang berjuluk Pelukis Satu Miliar ini tak main-main dalam menekuni profesinya. Jika banyak orang menyerah pada keadaan dan menggadaikan idealismenya karena himpitan ekonomi, Djoko justru punya cara jitu agar ia tetap berada di jalur idealismenya.





Apalagi profesi sebagai pelukis bukan suatu pekerjaan tetap dan jaminan mendapat uang setiap hari. "Bapak enggak mau menggadaikan mahkota kesenian, bisa sih waktu itu, banyak pengen dilukis potretnya, pemandangan jadi duit bisa. Cuma Bapak enggak mau. oleh karena itu menghidupi keluarga jadi penjahit," kata anak keempat Djoko, Nihil Pakuril di Galeri Nasional, Jakarta, Sabtu (12/10).





Hal ini diperparah dengan status tahanan politik yang disematkan pada kartu pengenalnya karena dia pernah dipenjara akibat ikut sanggar seni yang berafiliasi dengan Lekra. Status ini bukan hanya membuat dia dan keluarga kesulitan keuangan tetapi juga selalu dianggap miring oleh masyarakat.





"Terutama kakak saya. Dia masuk kerja berbau pemerintah kesulitan. Di puisi Romo Shindu menggambarkan betapa dulu miskinnya, beratnya Bapak menghidupi 8 anak,"cerita Nihil.





Djokopekik bercerita betapa nasibnya terlunta-lunta setelah menjadi tahanan politik Orde Baru. "Keluar tahanan hidup susah. Tidak diakui teman pelukis begitu juga oleh tetangga. Di mata mereka eks tapol selalu buruk," katanya.





Tetapi kemudian nasib Djoko berubah setelah banyak orang asing yang mulai melirik lukisannya. Hal membahagiakan lainnya, Orde Baru runtuh. Dia bukan lagi pelukis kere tapi terkenal dengan pelukis semiliar.





"Enggak apa apa toh, punya uang miliaran asal jangan korupsi miliaran," jawa Djoko santai





Alhasil dia berhasil menyekolahkan 8 anaknya sampai perguruan tinggi. Bahkan ke jenjang S2 dan S3. Uniknya Djoko melarang anaknya mengikuti jejaknya menjadi pelukis.





"Kalau yang lain silakan saja di fotografi. Alasannya kalau memang ikut-ikutan ngapain biar bisa jadi diri sendiri," tukas Nihil menutup perbincangan.


0 comments:

Post a Comment